Seafood sering jadi menu andalan di banyak restoran, mulai dari warung kaki lima sampai restoran fine dining. Rasanya lezat, tampilannya menggoda, dan kesannya selalu segar. Tapi di balik hidangan laut yang kita nikmati, ternyata ada banyak fakta tak terduga yang jarang diketahui orang. Fakta Tentang Seafood ini bukan cuma menarik, tapi juga bisa bikin kamu lebih menghargai makanan laut yang tersaji di meja.
Tidak Semua Seafood Datang dalam Kondisi Segar
Banyak orang mengira seafood restoran selalu fresh dari laut. Faktanya, sebagian besar seafood yang disajikan justru melewati proses pembekuan. Teknologi freezer modern memungkinkan ikan, udang, atau cumi dibekukan tepat setelah ditangkap agar kualitasnya tetap terjaga. Dalam banyak kasus, seafood beku berkualitas tinggi justru lebih segar dibandingkan seafood “segar” yang sudah terlalu lama di perjalanan.
Udang dan Kepiting Bisa Berganti Cangkang
Udang dan kepiting yang sering kamu makan ternyata mengalami proses molting, yaitu pergantian cangkang. Saat fase ini, tekstur daging mereka cenderung lebih lembut dan manis. Beberapa restoran bahkan memilih stok seafood di waktu tertentu untuk mendapatkan kualitas daging terbaik. Inilah alasan kenapa rasa udang atau kepiting kadang terasa berbeda meski menunya sama.
Warna Ikan Bisa Berubah Setelah Dimasak
Pernah memperhatikan salmon yang berubah warna setelah dimasak? Ini bukan karena pewarna, melainkan reaksi alami protein dan pigmen dalam daging ikan. Astaxanthin, pigmen alami pada salmon dan udang, akan lebih terlihat saat terkena panas. Proses ini sepenuhnya alami dan jadi tanda bahwa seafood tersebut matang dengan baik.
Saus dan Bumbu Berperan Besar Menentukan Cita Rasa
Di restoran, rasa seafood tidak hanya bergantung pada kualitas bahan. Teknik memasak, saus, dan bumbu memegang peran penting. Seafood cenderung punya rasa dasar yang ringan, sehingga mudah menyerap bumbu. Itulah sebabnya satu jenis ikan bisa terasa sangat berbeda saat disajikan dengan saus mentega, saus pedas, atau bumbu rempah khas daerah tertentu.
Tidak Semua Seafood Aman Dimakan Mentah
Menu seperti sashimi atau oyster mentah memang populer, tapi tidak semua seafood cocok disantap tanpa dimasak. Hanya jenis tertentu dengan standar penanganan ketat yang aman dikonsumsi mentah. Restoran yang menyajikan seafood mentah biasanya punya sistem penyimpanan khusus untuk mencegah bakteri dan parasit berkembang.
Ukuran Besar Tidak Selalu Lebih Enak
Banyak orang memilih seafood berukuran besar karena dianggap lebih premium. Padahal, ukuran sedang justru sering punya tekstur dan rasa yang lebih seimbang. Ikan atau udang yang terlalu besar kadang memiliki serat daging lebih keras. Chef berpengalaman biasanya memilih ukuran ideal, bukan sekadar yang paling besar.
BACA JUGA: Mengungkap Fakta Menarik Hewan Seafood
Fakta Tentang Seafood restoran menyimpan banyak cerita menarik di balik kelezatannya. Dari proses pembekuan, pergantian cangkang, hingga teknik memasak, semua berperan dalam kualitas akhir hidangan. Dengan tahu fakta-fakta ini, kamu bukan cuma makan dengan nikmat, tapi juga dengan pemahaman yang lebih dalam tentang apa yang tersaji di piringmu.




